Pemerintah Desa Sriwulan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Non KPM pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini bertempat di Pendopo Arenan Kalikesek, Desa Sriwulan, dan diikuti oleh para kader serta pihak terkait dalam upaya percepatan penanganan stunting di tingkat desa.Dari Desa Jawisari turut hadir KPM,nya yaitu Ibu Sudarsih bersama Non-KPM Bapak Smarno Amin.
Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan sinergi antara KPM dan Non KPM dalam pemanfaatan data stunting sebagai dasar perencanaan pembangunan desa yang tepat sasaran. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan program dan kegiatan desa dapat lebih fokus pada upaya pencegahan dan penurunan angka stunting.
Bapak Sulistyo selaku Kepala Desa Sriwulan dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Koordinasi,Komunikasi dan Konsultasi berbagai pihak terkait dalam pelaksanaan penurunan angka stunting.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bapak Zaenal Muttaqin dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermas) Kabupaten Kendal. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan materi mengenai pentingnya pemanfaatan data stunting untuk perencanaan desa. Disampaikan bahwa data stunting bukan hanya sebagai angka statistik, namun harus dianalisis dan digunakan sebagai dasar penyusunan program, kegiatan, serta penganggaran desa agar intervensi yang dilakukan benar-benar menyasar keluarga dan wilayah yang membutuhkan.
Bapak Zaenal Muttaqin juga menekankan peran strategis KPM dan Non KPM dalam pengumpulan, pemutakhiran, serta pemanfaatan data stunting secara berkelanjutan. Dengan data yang akurat dan valid, desa diharapkan mampu merancang kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui pelaksanaan Rakor ini, Pemerintah Desa Sriwulan berharap terwujudnya komitmen bersama seluruh pihak dalam mendukung percepatan penurunan stunting, sekaligus memperkuat perencanaan desa yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.
Share :