Berita

Tingkatkan Minat Olahraga dan Dukung SDGs 4, Mahasiswa Unnes Giat 16 Gelar Kepelatihan Sepak Bola bagi Anak-anak Desa Jawisari

Olahraga tidak hanya berperan dalam menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, disiplin, dan kerja sama sejak usia dini. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Unnes Giat 16 Desa Jawisari menggelar kepelatihan sepak bola bagi anak-anak dan remaja di Desa Jawisari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan keterampilan, pembentukan karakter, serta pembelajaran di luar ruang kelas.

Kepelatihan dipandu oleh Yosie Andrea Rizky selaku penanggung jawab program kerja. Kegiatan diawali dengan pemanasan untuk mengurangi risiko cedera sebelum peserta dikenalkan pada berbagai teknik dasar sepak bola, seperti passing (mengoper), dribbling (menggiring bola), control (menghentikan bola), shooting (menendang ke gawang), dan heading (menyundul bola).

Yosie mengatakan, kepelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan bermain sepak bola, tetapi juga melatih kerja sama dan sportivitas para peserta.

"Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak tidak hanya belajar teknik dasar sepak bola, tetapi juga memahami pentingnya disiplin, kerja sama tim, dan semangat sportif dalam setiap permainan," ujar Yosie.

Setelah penyampaian materi dan demonstrasi teknik dasar, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mempraktikkan setiap teknik yang telah dipelajari. Mahasiswa KKN mendampingi peserta secara langsung dengan memberikan arahan dan koreksi terhadap gerakan yang dilakukan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap sesi latihan dan aktif mencoba teknik yang diajarkan. Mereka juga mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara melakukan passing yang akurat, teknik menggiring bola agar tidak mudah direbut lawan, hingga cara menghasilkan tendangan yang lebih kuat dan terarah.

Sebagai penutup, peserta mengikuti mini game untuk menerapkan seluruh teknik yang telah dipelajari dalam suasana pertandingan sederhana. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi cooling down guna membantu tubuh kembali rileks setelah beraktivitas.

Melalui program ini, mahasiswa Unnes Giat 16 Desa Jawisari berharap kepelatihan sepak bola dapat menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan keterampilan olahraga sekaligus membangun karakter positif. Selain meningkatkan kemampuan fisik, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan hidup sehat, rasa percaya diri, serta semangat kebersamaan yang bermanfaat bagi perkembangan generasi muda di Desa Jawisari.

Share :