Limbangan, 15 Juli 2026 - Seluruh warga Desa Jawisari melaksanakan tradisi baritan di setiap penjuru desa. Tradisi ini merupakan warisan leluhur yang sudah turun temurun dijaga kelestariannya sebagai wujud syukur bagi seluruh warga desa.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan tahun ini. Kemeriahan dan kekhidmatan acara semakin terasa karena tradisi tersebut juga diikuti oleh para mahasiswa dari program UNNES Giat Angkatan 16. Kehadiran para mahasiswa ini tidak hanya sebagai penonton, melainkan ikut membaur dan membantu warga dalam mempersiapkan jalannya prosesi dari awal hingga akhir.

Prosesi Baritan ini dimulai pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB dan berlangsung khidmat hingga menjelang waktu maghrib. Suasana syahdu menyelimuti desa saat seluruh warga dan mahasiswa berkumpul di sudut-sudut desa untuk melangsungkan doa bersama. Doa yang dipimpin oleh tokoh agama setempat ini dipanjatkan agar Desa Jawisari selalu dijauhkan dari marabahaya dan dilimpahi keberkahan.
Setelah doa bersama selesai dibacakan, acara pun ditutup dengan momen yang paling dinanti, yaitu (WILUJENGAN ) makan bersama . Warga bergotong-royong menggelar tikar dan menikmati hidangan tradisional yang dibawa dari rumah masing-masing. Tradisi makan bersama ini menjadi simbol kebersamaan, mempererat tali silaturahmi antarwarga, sekaligus menyambut hangat para mahasiswa UNNES Giat 16 yang sedang mengabdi di desa mereka.
Share :