Kegiatan

Belajar IPA melalui Penanaman Bibit TOGA dan Pengamatan Morfologi Tumbuhan di MTs 26 Manbaul Hikmah

Jawisari, Limbangan – Pembelajaran IPA dikemas secara interaktif melalui kegiatan penanaman bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan pengamatan morfologi tumbuhan di MTs 26 Manbaul Hikmah. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja di bidang pendidikan dan lingkungan yang dilaksanakan oleh Novita, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dengan sasaran siswa kelas IX. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai morfologi tumbuhan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengalaman belajar secara langsung.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan, kemudian dilanjutkan dengan praktikum penanaman bibit TOGA di lingkungan sekolah. Pada tahap ini, siswa tidak hanya mempraktikkan cara menanam bibit dengan benar, tetapi juga melakukan pengamatan langsung terhadap morfologi tumbuhan, seperti akar, batang, daun, serta media tanam yang digunakan. Hasil pengamatan tersebut kemudian dicatat dan dianalisis dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktikum.

Setelah kegiatan praktikum selesai, seluruh siswa kembali ke dalam kelas untuk mengikuti penyampaian materi menggunakan media presentasi (PowerPoint). Materi yang diberikan membahas konsep morfologi tumbuhan, pengertian dan manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA), teknik budidaya, serta pentingnya pemanfaatan tanaman obat dalam kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sebagai bentuk evaluasi awal untuk mengukur pemahaman siswa. Bagi siswa yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan dengan tepat diberikan reward sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan diakhiri dengan sesi refleksi, di mana siswa bersama pemateri menyimpulkan materi yang telah dipelajari serta berbagi pengalaman selama mengikuti praktikum. Melalui pembelajaran berbasis pengalaman langsung ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami konsep morfologi tumbuhan dan manfaat TOGA secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan dalam mengamati, menanam, serta merawat tanaman sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Share :